MahesaMediaCenter, Pesisir Barat – Menanggapi hasil sidak Pembangunan Kantor Dinas PUPR yang telah dilakukan oleh Komisi II (Dua) DPRD Kabupaten Pesisir Barat, Kepala Dinas PUPR Pesisir Barat, Jalaludin saat dikonfirmasi mengatakan, pembangunan gedung Dinas PUPR itu memang belum seratus persen selesai.
” Untuk termin pertama yang dananya Rp 10 Milyar itu memang baru segitu pembangunannya,” kata Jalaludin. Kamis (8/9/2022) kemarin, diruang kerjanya.
Terkait dengan adanya genangan air yang sudah merembes itu, Jalaludin mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi atas temuan tersebut.
” Kalau memang benar seperti itu bagus bagi saya, mumpung masih dalam tahap pemeliharaan pihak rekanan, kita minta untuk segera memperbaiki,” bebernya.
Lanjutnya, pembangunan gedung tersebut saat ini belum diserah terimakan kepada pihaknya.
Untuk dana pembangunan gedung tersebut pihak rekanan sendiri saat ini masih terhutang sebesar Rp 1.3 Milyar kepada pihak terkait.
” Kalau pihak rekanan tidak mau memperbaiki hal tersebu, ya! enggak usah kita lunasi, siapa yang rugi coba?,” ucap PJ Sekda Pesisir Barat itu.
Lanjutnya, pembangunan gedung PUPR itu sendiri dibagi menjadi beberapa tahapan, itu disebabkan keterbatasan anggaran.
” Untuk termin kedua ini, sudah selesai kontraknya senilai Rp 5.6 Milyar, dan pembangunan gedung itu akan segera dilanjutkan” ungkapnya.
Dana tersebut digunakan untuk melanjutkan pembangunan gedung PUPR itu sampai selesai.
Termasuk untuk memperbaiki derainase yang tersumbat.
” Mudah-mudahan Desember gedung itu sudah bisa kita tempati,” pungkasnya. ( Hijrah)








