Pemilihan Umum di Daerah Kabupaten Bandung Barat Harus Diulang “Awasi Perangkat Desa Yang Dimana Ikut Serta Dalam Pengusungan Atau Gravitasi Dimasa Pemilu

banner 468x60

MahesaMediaCenter, Jawa Barat – Pemilihan umum di kabupaten bandung barat sangat tidak transparan sehingga banyak oknum – oknum yang terlibat dari perangkat desa, saksi, serta oknum anggota kpps banyak/ terbiasa menerima gravitasi. Sabtu, 18/02/2024.

Banyak sekali dari penghitungan c1 yang gagal input serta, ditulis nama beda, permainan money politik dan, serangan fajar yang bervariasi.

Semua ketakutan calon anggota legislatif karena pemilu kali ini menggunakan metode “konvensional terbuka” Yang dimana calon anggota legislatif ketakutan.

sehingga para pengamat politik didaerah kabupaten bandung barat jadi bingung dan banyaknya oknum perangkat desa melakukan gravitasi/ money politik.

Segera KPU dan bawaslu turun kelapangan untuk cek fakta sebenarnya yang dimana pemilihan ada yang mendapatkan intervensi dari oknum perangkat desa & oknum terkait.

Kpu dan bawaslu harus meningkatkan kualitas pengamanan dan pengawasan terhadap orang – orang / oknum – oknum atau oknum perangkat desa yang ikut serta dalam gravitasi atau money politik “ucap pengamat politik didaerah kabupaten bandung barat”

Yang dimana pemilu 2024 harus berjalan lancar dan aman sesuai tupoksinya agar tidak menimbulkan kerusakan atau kekacauan.

sebagai sosial kontrol dan team investigasi banyak sekali menemukan penemuan – penemuan yang seharusnya tidak dilakukan oleh oknum terkait, atau oknum kpps & oknum perangkat desa dimana seharusnya, bersikap adil dan transparansi disemua kalangan atau daerah.

KPU pusat harus segera bertindak dan melakukan tindakan yang agar tidak terjadi lagi politisi yang kotor berjamaah.

Ingat “DPR” itu punya semboyan “Dari rakyat untuk rakyat”

Bilamana tidak dilakukan pencoblosan ulang maka dikhawatirkan akan terjadi kerusuhan dan gravitasi sebesar-besarnya.

Karena dari pantauan kami sebagai kontrol sosial untuk khususnya kabupaten bandung barat tidak bersih atau dikotori oleh oknum-oknum yang hanya, memang pencarian uang atau pendapatan melimpah di era pesta demokrasi /”pemilihan umum”.

Sudah lumrah dan sudah menjadi/ mendara daging untuk disetiap desanya sudah dikuasai oleh oknum perangkat desa” Ucapnya ”

Kpu dan bawaslu harus siap siaga untuk menjadi perubahan diarea tersebut apalagi yang di kenal di dapil 1 kabupaten bandung barat atau dapil neraka.

Kami menyikapi masalah yang telah terjadi di kabupaten bandung barat, dari mulai kecurangan pada saat “H” (-1) pencoblos diadakan malam hari oleh oknum – oknum sebelum hari “H” Dan Melakukan serangan fajar dan mendidik masyarakat atau rakyat Indonesia menjadi bodoh. ” Ucap salah satu pengamat politik.

Karena permainan money politik secara terang – terangan, biasanya dilakukan oleh “team sukses atau relawan” yang mau memenangkan calon anggota dewan tersebut yang diusungnya. (sudah tradisi).

Marilah kita bersama – sama memantau perkembangan selanjutnya yang dimana setiap aspirasi atau pengadaan reses yang dimana hak masyarakat kabupaten bandung barat dirasakannya.

“Apa itu reses”

Banyak sekali sudah kami wawancara dari 16 kecamatan warga / masyarakat tidak pernah tau tentang reses / penyaluran aspirasi…….

Jadi untuk menjadi perhatian KPU & bawaslu provinsi Jawa Barat khususnya di kabupaten bandung barat berantas oknum yang tergolong perangkat desa dan memberikan efek jera agar tidak terjadi lagi atau mendara daging di area tersebut.

Jadi akan menjadi kebiasaan oknum – oknum anggota – anggota dewan perwakilan rakyat di kabupaten bandung barat tidak pernah kelapangan atau terjun langsung untuk menyalurkan aspirasinya, sehingga masyarakat menjadi bodoh dan tidak pernah tau tupoksi DPR (dewan perwakilan rakyat) itu “APA” ?.

Sewajarnya masyarakat kabupaten bandung barat, sejak terbentuknya atau terpecahnya dari kabupaten bandung induk, tidak pernah dan tidak tau apa itu reses dan penyaluran aspirasi selama 5 tahun.

Yang masyarakat tau hanya serangan fajar ( money politic ) dalam jangka 5 tahun untuk 1
kali pemberian ……selesai

dalam beberapa literatur, politik uang (money politic) acapkali disebut sebagai korupsi elektoral. Dikatakan demikian, sebab politik uang adalah perbuatan curang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) yang hakikatnya sama dengan serangan fajar…. Yang akan menyesatkan / membuat bodoh masyarakat.

(Agung Darmawan)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *